Friday, April 22, 2011

aku kamu

aku menangis di bawah sinar matahari
meneteskan air mata berharga ini untukmu
aku nggak akan seperti kamu
seperti yang aku bayangkan saat ini

aku bukan dalam posisimu
aku saat ini dan sampai selamanya
aku iri dengamu
dan aku tak akan menjadi kamu selamanya

ini diriku sendiri
ini aku bukan kamu
ini kamu bukan aku
hingga kini aku tetep seperti ini
Read More

Tuesday, April 19, 2011

cita cita

aku hidup dalam kegelapan dunia
mencari cahaya untuk menerangi disetiap langkahku
mencari jalan untuk masa depanku
mencari jati diriku yang sebenarnya

aku berjalan menyongsong matahari
menggapai sinarnya yang tiada peri
walau memang terasa perih
tetapi tetap berjalan meski tertatih
Read More

gambaran hatiku

sekumpulan bunga bermekaran dengan jelas
lalu mengatup ketika langit menangis dengan keras
seakan tau isi hati ku yang sedang memelas
saat jiwaku kini sedang panas

aku menatap matahari
berharap ia balik menatap mataku
menghapus butir-butir air yang jatuh di pelupuk mataku
mencairkan isi di dalam hati

aku berbicara kepada bintang
berharap ia mendengar keluh kesahku
mengerti di segala kondisi hidupku
yang kini sedang pilu dan gersang
Read More

Saturday, April 16, 2011

bintang

hingga kelam, belum buntu malam
aku termangu menunggu sang bintang datang
aku masih terjaga dalam lamunanku
menunggu sang matahari tenggelam hilang
menunggu sang bintang keluar dengan cahaya terangnya
Read More

matahari

aku menunggu matahari
berharap ia datang menyapaku
menghiburku hingga ku tampak berseri

aku menatap matahari
berharap ia balik menatap mataku
menghapus butir-butir air yang jatuh di pelupuk mata ini

aku bicara pada matahari
berharap ia mendengar keluh kesahku
mengerti di segala kondisi hidup kini
Read More

Thursday, April 14, 2011

kesepian

aku ingin menggambarkan tentang hidupku
aku berdiri hampa menatap nasibku saat ini
mengingat masa lalu yang tak seindah bayanganku
aku tak mau menyesal kini

semua kesalahan yang kulakukan hanya bisa ku sesali
air air bening pun mulai membanjiri muka kusutku
semakin deras membasahi pelupuk mataku
aku tak bisa menahan air mata ini

apa daya ku sekarang
separuh bayaku saat ini yang kusisakan
ku tak mampu lagi tuk berbuat
hanya penyesalan yang bisa kutulis di pena ini
hanya kesepian yang bisa ku lukiskan di kertas ini
Read More

Monday, April 11, 2011

senyuman pagi hari

burung pun mulai menyanyi dengan suara indahnya
ayam pun mulai berkokok dengan suara khasnya
ketika ku terbangun di subuh yang indah ini
embun yang menari diatas daun daun ini
mengungkapkan akan keindahan pagi ini

tawa senyum diberikan matahari kepadaku
menandakan ia membangkitkan semangatku
untuk memulai hari hariku dengan senyuman
Read More

© Vanilla Joy, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena